Penulis: KUA Tambelang Bekasi

  • Selangkah Menuju Janji Suci: KUA Tambelang Dampingi Tiga Pasangan Membangun Fondasi Sakinah

    Selangkah Menuju Janji Suci: KUA Tambelang Dampingi Tiga Pasangan Membangun Fondasi Sakinah

    Tambelang – Pernikahan sejatinya bukan sekadar euforia perayaan sehari atau penyatuan dua insan di atas pelaminan. Lebih dalam dari itu, pernikahan adalah perpaduan dua isi kepala, dua latar belakang, dan dua hati yang berikrar untuk saling menjaga sepanjang usia. Kantor Urusan Agama (KUA) Tambelang terus berkomitmen memberikan pendampingan terbaik, salah satunya melalui layanan edukasi dan Bimbingan Perkawinan yang kembali diselenggarakan hari ini.

    Hari ini, KUA Tambelang menyambut hangat kehadiran tiga pasangan calon pengantin. Terpancar raut wajah penuh harap, kesungguhan, dan antusiasme dari ketiganya. Kehadiran mereka di sini bukan semata-mata untuk menggugurkan kewajiban administratif kelengkapan berkas, melainkan wujud kesadaran mendalam bahwa cinta sejati senantiasa membutuhkan ilmu agar tak goyah oleh waktu dan ujian.

    Pendekatan edukasi yang diberikan dirancang sedemikian rupa agar tidak hanya bersifat normatif, tetapi benar-benar menyentuh aspek terdalam kehidupan berumah tangga. Para petugas KUA tidak hanya memaparkan tentang rukun, syarat sah perkawinan, serta hukum administrasi Islam dan negara, tetapi juga mengajak para peserta untuk menyelami esensi kedewasaan emosional.

    Pasangan-pasangan muda ini diajak merenungkan bahwa rumah tangga yang kokoh dibangun di atas fondasi komunikasi yang ma’ruf (baik), keikhlasan untuk saling mengerti, serta kesediaan untuk meredam ego masing-masing. Mereka dibekali pemahaman tentang manajemen konflik sebuah pesan penting bahwa ketika badai persoalan datang menghampiri, suami dan istri adalah sepasang sayap yang harus saling menguatkan, bukan saling menyalahkan.

    Melalui bimbingan yang penuh kehangatan ini, KUA Tambelang berharap dapat memberikan pelita kecil yang akan menerangi jalan ketiga pasangan tersebut. Harapannya, setiap nasihat yang ditabur hari ini kelak akan tumbuh subur menjadi pohon kedamaian di dalam rumah mereka.

    Selamat mempersiapkan diri, para calon pengantin. Semoga niat baik yang telah dilabuhkan hari ini diridhoi oleh Allah SWT, dan kelak mengantarkan kalian pada tujuan agung pernikahan: membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, hingga ke surga-Nya.

  • Di Balik Meja Pelayanan KUA Tambelang: Mengurai Tanya tentang Khulu’ dengan Pendekatan Hati

    Di Balik Meja Pelayanan KUA Tambelang: Mengurai Tanya tentang Khulu’ dengan Pendekatan Hati

    Kantor Urusan Agama (KUA) tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi pencatatan nikah, tetapi juga sebagai fasilitas rujukan bagi masyarakat yang membutuhkan bimbingan ketahanan keluarga. Fungsi ini tercermin secara nyata dalam kegiatan pelayanan harian di KUA Tambelang, di mana para petugas secara proaktif merespons dinamika sosial dan problematika rumah tangga warga.

    Dalam sebuah kesempatan pelayanan, seorang warga datang berkonsultasi kepada Penyuluh Agama Islam KUA Tambelang, Ust. Rosad Saputra, S.Pd.I. Warga tersebut menghampiri meja pelayanan depan bukan untuk mengurus dokumen pencatatan, melainkan untuk menyampaikan permasalahan rumah tangganya yang sedang mengalami kebuntuan. Dalam konsultasi tersebut, ia mengutarakan rasa lelah menghadapi konflik keluarga dan menanyakan perihal khulu’ (gugat cerai).

    Merespons situasi tersebut di area pelayanan publik, Ust. Rosad menerapkan pendekatan yang profesional dengan tetap menjaga privasi warga. Langkah awal yang diambil adalah memberikan ruang aman bagi warga untuk mengutarakan keluh kesahnya. Proses mendengarkan secara aktif ini bertujuan untuk meredakan beban emosional warga sebelum masuk ke tahap pemberian nasihat keagamaan.

    Alih-alih memberikan rincian persyaratan administrasi atau mengarahkan warga tersebut ke Pengadilan Agama, Ust. Rosad mengambil langkah penanganan yang berfokus pada preservasi pernikahan. Beliau memberikan pandangan keagamaan yang menekankan pentingnya rasionalitas dalam penyelesaian masalah keluarga. Warga tersebut diedukasi bahwa keputusan yang menyangkut perpisahan idealnya tidak diambil saat kondisi psikologis sedang tidak stabil atau berada di puncak emosi.

    Lebih lanjut, Ust. Rosad memberikan bimbingan spiritual dengan menganjurkan warga tersebut untuk mengambil jeda waktu guna menenangkan pikiran. Pendekatan ini dibarengi dengan anjuran untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, salah satunya melalui pelaksanaan salat Istikharah. Tujuannya adalah agar warga tersebut dapat berpikir lebih jernih, memulihkan kondisi batinnya, dan membuka kembali ruang komunikasi yang sehat dengan pasangan sebelum memutuskan langkah yang lebih jauh.

    Sesi konsultasi di meja pelayanan tersebut diselesaikan dengan baik, dan warga yang bersangkutan dapat pulang dengan kondisi mental yang lebih tertata. Penanganan kasus seperti ini merupakan implementasi langsung dari komitmen KUA Tambelang dalam merawat ketahanan institusi keluarga. Upaya preventif dan persuasif yang diberikan oleh penyuluh agama ini senantiasa menempatkan kemaslahatan dan keutuhan keluarga masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap lini pelayanan.

  • Penyuluhan Remaja: Upaya Pencegahan Tawuran di Masjid Al-Qosnur

    Penyuluhan Remaja: Upaya Pencegahan Tawuran di Masjid Al-Qosnur

    Dalam rangka menjaga ketertiban dan membina karakter generasi muda, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan agama dengan sasaran Remaja Usia Sekolah, pada Rabu, 25 Februari 2026 pukul 20.30 WIB sampai selesai, bertempat di Masjid Al-Qosnur.

    Kegiatan ini mengangkat tema “Upaya Pencegahan Tawuran” yang dilatarbelakangi oleh kondisi di lingkungan masyarakat yang belakangan ini sering terjadi keributan yang melibatkan remaja. Situasi tersebut mendorong perlunya pembinaan dan penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai langkah preventif dalam membentuk karakter generasi muda yang lebih baik.

    Materi penyuluhan disampaikan oleh Ustadz Rosad Saputra, S.Pd.I, yang menekankan pentingnya pengendalian diri, membangun komunikasi yang sehat, serta menjauhi perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Pemateri juga mengajak para remaja untuk memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan positif, seperti mengikuti kegiatan masjid, memperdalam ilmu agama, dan mengembangkan potensi diri secara konstruktif.

    Dalam penyampaiannya, pemateri menegaskan bahwa remaja merupakan generasi penerus yang memiliki peran penting dalam membangun masa depan masyarakat. Oleh karena itu, sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta menghindari tindakan kekerasan harus ditanamkan sejak dini.

    Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti materi dengan serius dan khidmat. Para remaja terlihat aktif dalam sesi tanya jawab, menunjukkan kepedulian dan keinginan untuk memahami bagaimana cara menghindari konflik serta membangun pergaulan yang lebih sehat.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja dapat lebih memahami dampak negatif tawuran serta memiliki kesadaran untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan di lingkungan masing-masing. Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan dalam membentuk generasi muda yang berakhlak baik, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

    #TheMostKUA #KUABergerak #KeluargaSakinahMaslahat #JoyfulRamadhanMubarak1447H

  • Penyuluhan Agama: Pentingnya Peran Keluarga dalam Membentuk Kebiasaan di Masjid Al-Ishlah

    Penyuluhan Agama: Pentingnya Peran Keluarga dalam Membentuk Kebiasaan di Masjid Al-Ishlah

    Dalam rangka memperkuat pembinaan keagamaan di lingkungan keluarga, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan agama kepada Jamaah Masjid Al-Ishlah dengan kualifikasi sasaran keluarga, pada Senin, 23 Februari 2026 pukul 19.50 WIB sampai selesai, bertempat di Masjid Al-Ishlah.

    Kegiatan ini mengangkat tema “Pentingnya Peran Keluarga dalam Membentuk Kebiasaan”. Pemilihan tema tersebut berawal dari situasi nyata yang terjadi sesaat sebelum kegiatan dimulai di lingkungan masjid. Peristiwa sederhana yang terjadi menjadi refleksi bersama tentang bagaimana keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk kebiasaan, karakter, serta sikap anak dalam kehidupan sehari-hari.

    Materi penyuluhan disampaikan oleh Ustadz Ade Supriyadi, S.Pd.I, yang menekankan bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak. Kebiasaan baik, termasuk kebiasaan ibadah, tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui keteladanan, pembiasaan, serta komunikasi yang penuh kesabaran dan kasih sayang.

    Dalam pemaparannya, pemateri juga menjelaskan bahwa pembentukan kebiasaan positif di lingkungan keluarga akan berdampak besar terhadap karakter anak di masa depan. Oleh karena itu, orang tua diharapkan mampu menjadi teladan dalam pelaksanaan ibadah serta menciptakan suasana rumah yang mendukung pertumbuhan nilai-nilai keagamaan.

    Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti materi dengan penuh perhatian dan suasana yang khidmat. Jamaah menunjukkan respon positif dengan menyimak materi secara serius, sehingga penyampaian pesan dapat diterima dengan baik oleh peserta.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya peran keluarga dalam membentuk kebiasaan yang baik, khususnya dalam membangun budaya ibadah dan akhlak mulia di lingkungan rumah tangga.

    Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fungsi keluarga sebagai pondasi utama dalam pembinaan karakter dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat.

    #TheMostKUA #KUABergerak #KeluargaSakinahMaslahat #JoyfulRamadhanMubarak1447H

  • Penyuluhan Agama tentang Tujuan Ibadah Puasa di Masjid Al-Ishlah

    Penyuluhan Agama tentang Tujuan Ibadah Puasa di Masjid Al-Ishlah

    Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai makna dan tujuan ibadah puasa, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan agama kepada Jamaah Masjid Al-Ishlah dengan kualifikasi sasaran keluarga, pada Minggu, 22 Februari 2026 pukul 19.50 WIB sampai selesai, bertempat di Masjid Al-Ishlah.

    Kegiatan ini mengangkat tema “Tujuan Ibadah Puasa” yang dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ibadah puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga secara fisik, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam dalam membentuk karakter dan akhlak umat Islam.

    Materi penyuluhan disampaikan oleh Ustadz Ade Supriyadi, S.Pd.I, yang menjelaskan bahwa puasa merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain itu, puasa juga menjadi momentum untuk melatih pengendalian diri, memperbaiki akhlak, serta memperkuat kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

    Dalam penyampaian materi, pemateri menekankan pentingnya menjadikan bulan Ramadhan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri secara menyeluruh, baik dari aspek ibadah pribadi maupun hubungan sosial di tengah masyarakat.

    Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang baik dalam mengikuti materi. Diskusi berjalan interaktif dan memberikan ruang kepada peserta untuk bertanya serta berbagi pengalaman terkait pelaksanaan ibadah puasa dalam kehidupan keluarga. Partisipasi aktif peserta menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam memperdalam pemahaman keagamaan, khususnya terkait makna ibadah puasa.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami tujuan ibadah puasa secara lebih komprehensif serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

    Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan masyarakat dalam mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan dengan kesiapan spiritual dan semangat meningkatkan kualitas ibadah.

    #TheMostKUA #KUABergerak #KeluargaSakinahMaslahat #JoyfulRamadhanMubarak1447H

  • Penyuluhan Agama tentang Keutamaan Bulan Ramadhan bagi Siswa di Madrasah Miftahul Huda

    Penyuluhan Agama tentang Keutamaan Bulan Ramadhan bagi Siswa di Madrasah Miftahul Huda

    Dalam rangka menanamkan pemahaman keagamaan sejak dini serta mempersiapkan generasi muda dalam menyambut bulan suci Ramadhan, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan agama kepada murid Madrasah Miftahul Huda dengan kualifikasi sasaran keluarga, pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 13.00 WIB sampai selesai, bertempat di Madrasah Miftahul Huda.

    Kegiatan ini mengangkat tema “Keutamaan Bulan Ramadhan dan Mengaplikasikannya dalam Kehidupan Sehari-hari”. Pemilihan tema dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang nilai-nilai ibadah di bulan Ramadhan agar tidak hanya dilaksanakan pada bulan suci, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di luar bulan Ramadhan.

    Materi penyuluhan disampaikan oleh Ustadz Umar Abdullah, S.Ag, yang menjelaskan tentang keutamaan bulan Ramadhan, pentingnya membiasakan ibadah sejak usia dini, serta bagaimana menerapkan nilai-nilai Ramadhan seperti disiplin, kejujuran, dan kepedulian sosial dalam kehidupan pelajar.

    Dalam penyampaian materi, pemateri juga menekankan bahwa masa anak-anak merupakan periode penting dalam pembentukan karakter. Oleh karena itu, pembiasaan ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, berpuasa, serta berperilaku baik perlu ditanamkan secara bertahap melalui lingkungan keluarga dan sekolah.

    Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan siswa dalam mengikuti pemaparan materi serta partisipasi dalam sesi diskusi. Peserta juga aktif mengajukan pertanyaan dan mencoba memahami bagaimana mengaplikasikan ibadah dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat lebih memahami keutamaan bulan Ramadhan serta termotivasi untuk mengamalkan nilai-nilai ibadah secara konsisten. Pembinaan keagamaan sejak dini juga diharapkan menjadi bekal bagi anak-anak dalam mengenal lingkungan keagamaan ketika memasuki usia dewasa sehingga lebih siap menjalankan ajaran syariat Islam.

    Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan agar peserta terus membiasakan pelaksanaan ibadah, khususnya pada bulan suci Ramadhan, serta adanya dukungan dari keluarga dan lingkungan pendidikan dalam membentuk karakter religius anak secara berkelanjutan.

    Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar memiliki pemahaman keagamaan yang kuat serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

    #TheMostKUA #KUABergerak #KeluargaSakinahMaslahat #JoyfulRamadhanMubarak1447H

  • Penyuluhan Agama tentang Keutamaan Sholat Tarawih dan Hikmah Puasa Ramadhan di Masjid Jami Al-Qosnur

    Penyuluhan Agama tentang Keutamaan Sholat Tarawih dan Hikmah Puasa Ramadhan di Masjid Jami Al-Qosnur

    Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap amalan ibadah di bulan suci Ramadhan, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan agama kepada Kelompok Jamaah Masjid Al-Qosnur dengan kualifikasi sasaran keluarga, pada Senin, 23 Februari 2026 pukul 20.00 WIB sampai selesai, bertempat di Masjid Jami Al-Qosnur.

    Kegiatan ini mengangkat tema “Keutamaan Sholat Tarawih dan Hikmah Bulan Puasa Ramadhan” yang dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tuntunan pelaksanaan sholat tarawih serta berbagai keutamaan ibadah di bulan Ramadhan sebagai sarana peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan.

    Materi penyuluhan disampaikan oleh Ustadz Rosad Saputra, S.Pd.I, yang menjelaskan tentang tata cara pelaksanaan sholat tarawih sesuai tuntunan syariat, keutamaan ibadah malam di bulan Ramadhan, serta hikmah puasa dalam membentuk karakter sabar, disiplin, dan kepedulian sosial.

    Dalam penyampaian materi, pemateri juga menekankan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum terbaik bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah, baik ibadah wajib maupun sunnah, serta menjadikan kebiasaan baik tersebut sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

    Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti materi dengan penuh perhatian dan antusias. Jamaah terlihat aktif menyimak penjelasan yang disampaikan, sehingga materi dapat dipahami dengan baik oleh peserta. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam memperdalam pemahaman keagamaan, khususnya terkait amalan ibadah di bulan Ramadhan.

    Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami tuntunan sholat tarawih secara lebih baik serta mampu mengambil hikmah dari ibadah puasa untuk diterapkan dalam kehidupan keluarga dan lingkungan masyarakat.

    Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan agar masyarakat terus meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, sehingga nilai-nilai syariat dapat berkembang dalam kehidupan sehari-hari serta memperkuat kualitas keimanan umat.

    Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan kesiapan spiritual dan semangat meningkatkan amal ibadah.

    #TheMostKUA #KUABergerak #KeluargaSakinahMaslahat #JoyfulRamadhanMubarak1447H

  • Penyuluhan Agama tentang Kemuliaan Ramadhan di Masjid Al-Mughim

    Penyuluhan Agama tentang Kemuliaan Ramadhan di Masjid Al-Mughim

    Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keutamaan bulan suci Ramadhan, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan agama kepada Kelompok Jamaah Masjid Al-Mughim dengan kualifikasi sasaran keluarga, pada Kamis, 19 Februari 2026 pukul 19.30 WIB sampai selesai, bertempat di Masjid Al-Mughim.

    Kegiatan ini mengangkat tema “Kemuliaan Ramadhan” yang dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai keistimewaan dan kemuliaan bulan Ramadhan sebagai momentum peningkatan kualitas ibadah dan ketakwaan.

    Materi penyuluhan disampaikan oleh Ustadz Akhmad Yani, S.Kom.I, yang menjelaskan tentang berbagai keutamaan bulan Ramadhan, peluang besar dalam memperbanyak amal ibadah, serta pentingnya memanfaatkan bulan suci sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

    Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti materi dengan khidmat. Jamaah terlihat memperhatikan setiap penyampaian materi yang diberikan, sehingga suasana kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh kekhusyukan.

    Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kemuliaan bulan Ramadhan serta pentingnya mengamalkan nilai-nilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya selama Ramadhan tetapi juga pada bulan-bulan berikutnya.

    Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan agar masyarakat dapat menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan amal ibadah serta mengimplementasikan nilai-nilai kemuliaan Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari.

    Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh kesiapan spiritual dan semangat meningkatkan ketakwaan.

    #TheMostKUA #KUABergerak #KeluargaSakinahMaslahat #JoyfulRamadhanMubarak1447H

  • Penyuluhan Agama tentang Kewajiban Puasa Ramadhan di Masjid Al-Ishlah

    Penyuluhan Agama tentang Kewajiban Puasa Ramadhan di Masjid Al-Ishlah

    Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dasar hukum dan makna ibadah puasa, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan agama kepada Kelompok Jamaah Masjid Al-Ishlah dengan kualifikasi sasaran keluarga, pada Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 19.50 WIB sampai selesai, bertempat di Masjid Al-Ishlah.

    Kegiatan ini mengangkat tema “Kewajiban Puasa Ramadhan” yang dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman masyarakat tentang puasa sebagai salah satu rukun Islam, sekaligus mengingatkan peserta bahwa ibadah puasa merupakan sarana pembentukan karakter takwa dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

    Materi penyuluhan disampaikan oleh Ustadz Ade Supriyadi, S.Pd.I, yang menjelaskan tentang dasar hukum puasa Ramadhan, syarat wajib puasa, serta pentingnya menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

    Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti materi dengan serius dan khidmat. Hal ini terlihat dari perhatian peserta terhadap penyampaian materi serta keaktifan dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait praktik ibadah puasa dalam kehidupan sehari-hari, dan masyarakat menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang disampaikan.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami kewajiban puasa Ramadhan serta mampu mengamalkannya dengan lebih baik dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sekitar.

    Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan adanya peningkatan kesadaran generasi muda dalam mengikuti kegiatan keagamaan serta penguatan materi praktis ibadah Ramadhan pada kegiatan penyuluhan berikutnya agar pemahaman masyarakat semakin aplikatif dan berkelanjutan.

    Kegiatan penyuluhan ini menjadi salah satu upaya dalam memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat agar semakin siap menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh keimanan dan ketakwaan.

    #TheMostKUA #KUABergerak #KeluargaSakinahMaslahat #JoyfulRamadhanMubarak1447H

  • Menyambut Bulan Ramadhan dengan Sukacita di Masjid Al-Ishlah

    Menyambut Bulan Ramadhan dengan Sukacita di Masjid Al-Ishlah

    Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan semangat ibadah masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan agama kepada Kelompok Jamaah Masjid Al-Ishlah dengan kualifikasi sasaran keluarga, pada Jum’at, 20 Februari 2026 pukul 19.50 WIB sampai selesai, bertempat di Masjid Al-Ishlah.

    Kegiatan ini mengangkat tema “Menyambut Bulan Ramadhan dengan Sukacita”. Pemilihan sasaran dan tema dilatarbelakangi oleh pentingnya membangkitkan semangat ibadah masyarakat terkait keutamaan bulan Ramadhan, menumbuhkan kebersamaan dalam menyambut bulan suci, serta mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan.

    Materi penyuluhan disampaikan oleh Ustadz Ade Supriyadi, S.Pd.I, yang menjelaskan tentang keutamaan bulan Ramadhan, pentingnya persiapan spiritual dalam keluarga, serta dorongan untuk memperbanyak amal ibadah seperti sedekah dan kegiatan sosial keagamaan.

    Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari perhatian peserta dalam mengikuti materi serta keaktifan dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait amalan yang dapat dilakukan selama bulan Ramadhan serta cara menjaga konsistensi ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

    Dari hasil kegiatan, masyarakat semakin memahami pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai sarana peningkatan ibadah dan pembentukan karakter. Pemateri juga memberikan contoh-contoh praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga, sehingga peserta termotivasi untuk mengimplementasikan kegiatan bersedekah dan memperbanyak amal kebaikan.

    Sebagai tindak lanjut, peserta diharapkan dapat mengimplementasikan materi yang telah diperoleh, baik pada bulan Ramadhan maupun pada bulan-bulan berikutnya, sehingga nilai-nilai ibadah dapat terus diamalkan secara berkelanjutan.

    Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh kesiapan, kebersamaan, dan semangat meningkatkan ketakwaan.

    #TheMostKUA #KUABergerak #KeluargaSakinahMaslahat #JoyfulRamadhanMubarak1447H